Introduce

 

 

 

image

Sebuah Tempat berbagi,

Tempat dimana Aksara kata menjelma menjadi rasa,

Aku, Hanyalah manusia yang mencoba melukis kehidupan dalam kata-kata.

Advertisements

Hujan

Hujan, 

Datang perlahan tanpa jeda

Seperti aku, yang kadang datang tiba-tiba, lalu menghilang. 
Kini, hujan masih membasahi bumi. 

Tapi, suatu hari, hujan akan berhenti jua membasahi bumi
Namun, percayalah
Setelah hujan akan ada keindahan pelangi dan tumbuhan yang hidup kembali
Dan hujan kadang sering datang pada waktu yang tak tepat. Maka, banyak yang membenci
Saat kemarau hujan akan dirindu. Jadi yg paling dirindu
Maka, kemarilah saat kemarau mu sudah terlalu lama.  Carilah hujan.  Rinduilah hujan. 
Dan semoga hujan yang sama akan tetap kembali lagi
Atau dia tak akan kembali. Hujan, menemukan tempat jatuh lainnya. 
Maka, terimakasih telah pernah menjadi bumi. Hujan telah reda
Dan semoga cerahnya hari dibumi karena hujan telah tiada. Dan, aku adalah hujan. Maka, berbahagialah kamu. 

Bumi yang pernah aku singgahi

Bertambah dan Berkurang

Untuk karcan, dari Jicu… 

Terimakasih telah membuatku lebih banyak tersenyum ketika hadirmu, membuat jantungku berdebar ketika pertemuan itu. Membuat rinduku menjadi lebih banyak lagi kepadamu ketika kota kita tak lagi sama. Karena jauh hanyalah jarak yang dapat dihitung , dan ini tentang rasa dalam hati yang matematika pun tak dapat menghitung banyaknya. 

Hari ini,  1 Januari izinkan aku menceritakan tentangmu dihari bahagia mu. Ya, hari ulang tahunmu. Hari dimana kau bercerita tentang betapa bahagianya hari ini, hari yang kau tunggu, yang kau post di snap wa sebagai pengingat bagi siapa saja. Hari ini, ceritakanlah kepadaku tentang langit yang kau lihat, agar aku tahu bahwa langit pun ikut berbahagia dihari ulang tahunmu. Hari ini, ceritakanlah syair-syair alam yang menyanyikan lagu ulang tahun untukmu, suara ombak yang mengucap bahagia untukmu, suara angin yang berdoa untuk bahagiamu, dan suara doa yang aku sampaikan untuk keselamatanmu. Dengarkanlah dan ceritakanlah. 

Bumi memiliki milyaran manusia, dan tuhan putuskan aku bertemu denganmu. Tapi, tuhan belum memutuskan membuat kita jatuh cinta, kita hanya baru berjalan didalamnya. Menikmati waktu dalam jarak antar pulau melalui pesan pada malam berbintang. Dan itu sudah cukup aku syukuri. Mensyukuri pertemuan tanpa mengutuk perpisahan.

Kali ini, dihari ulang tahunmu. Semoga ini menjadi pengingat untuk mu dan untuk ku

Umur hanyalah angka dan bukan bagian penting, bagian terpentingnya adalah sudah kita gunakan untuk apa umur kita selama hidup ini? Maka, teruslah menjadi baik, melakukan hal baik, dan memberikan yang terbaik pada sisa umur ini. 

Tentang rasa…

Tempatkanlah rasa pada seseorang terbaik. Dan seseorang terbaik pintalah pada tuhanmu. Doakan dia dalam setiap sujudmu dan pintalah tuhan hadirkan dia dalam waktu yang tepat. Dan jika kamu bertemu seseorang lantas dikecewakan dan membuat bersedih. Itu bukan karena dia membuatmu kecewa, tetapi karena tuhan sengaja hancurkan hatimu untuk seseorang yang baik untukmu. Tuhan lah yang menjaga hatimu. Lantas, sadarlah. Karena kau selalu meminta yang terbaik, dan orang itu bukan yang terbaik, maka kau akan dikecewakan. Tuhan hanya ingin mengabulkan doa mu. Berprasangka baiklah pada tuhan

Tentang orang tua… 

Hari dimana Karina dilahirkan adalah hari dimana sepasang sayap bidadari bahagia.  Karina adalah buah hati yang mereka tunggu hadirnya. Dan mereka akan melakukan apapun untuk kebahagiaan anak itu. Mereka rela menghabiskan tenaga hingga akhir usia untuk kebahagiaan bayi kecil itu. Karina harus tahu itu. Maka, berterimakasihlah pada mereka, ceritakanlah betapa bahagianya Karina memiliki mereka, dan jangan pernah membuat mereka sedih dan kecewa.  

Tentan impian…. 

Bersabarlah dan tetaplah bersyukur akan apa yang belum terwujud serta sudah diraih. Bersemangatlah melewati hari dan wujudkanlah semua impian mu. Impian adalah apa yang membuat kita menjadi bersemangat. Dengan impian kita mampu melewati keterbatasan, mampu melewati ketidakmampuan, dan mampu membahagiakan. Maka, buatlah impian-impian terbaik. Lalu wujudkanlah. 

Tentang tuhan….. 

Terakhir, ingatlah tuhan selalu. Hari ini, sudah banyak manusia yang bahkan tak ingat lagi siapa tuhannya. Maka, Karina harus selalu ingat dan kenal tuhan. Jangan menjadi mereka, karena aku ingin bertemu disurga dengan mu walau bisa saja aku tak disurga. Laksanakan segala perintahnya, jauhi larangannya. Amalkan hal baik selalu. Dan berdoalah pada tuhan selalu. 

Terakhir… 

walau aku jauh dan tak bisa menjagamu. Kau harus tahu bahwa tuhan selalu melindungimu. Teruntuk Karina, seseorang dikejauhan sana, tak usah khawatir. Aku disini baik saja-saja dan akan temukan seseorang untuk dicintai. Kamu, disana selamat ulang tahun ya. Jaga diri baik-baik. Jangan sering ngeluh. Tetap melakukan hal baik. Dan semoga yang Karina semogakan akan selalu tersemogakan. Terimakasih sudah pernah mengisi malam-malam penuh bahagia selama perkenalan ini. Terimakasih untuk semua bahagia yang diberi. Aku, sudah menemukan seseorang yang katamu bahkan tak mungkin bisa menjadi penggantimu. Semoga kita terus berbahagia untuk setiap keputusan yang diambil. Dan diantara pergi dan kembali semoga suatu hari kita bisa bertemu kembali. Bahagia disana. Dibangka ada milea dan dilan berbahagia. 

Selamat ulang tahun kar! (Penggalan nama yang selaku kau sukai) 

Maka, gunakanlah umur sebaik-baiknya. Dan teruslah melakukan hal baik. Selamat ulang tahun kar! 

Dan Bukan Untuk

Kepada sunyi dimana aku berlabuh kehatimu, adalah saat-saat bahagia kala itu. Kepada senja dimana kita bercerita tentang cinta, adalah saat-saat Indah sore itu. Pada cahayamu aku menetap, walau suatu hari bisa saja gelapmu meninggalkan ku. Tetapi, aku hanya ingin bersamamu. Walau ku tahu, jodoh tak ada yang bisa menebak siapa orangnya. Namun, untuk sekarang aku ingin denganmu. Menambatkan jangkar pada lautan cinta mu, dan melihat indahnya dunia mu. 

Dan engkaulah harapan serta impian dimana aku ingin berlayar, berenang, menyelam hingga ujung usia ku. Kamu, adalah sosok orang yang aku ingin bersamai. Walau rindu menyiksa ketika kau tak ada. Walau luka diantara senyum muncul ketika bersama. Tapi, bersamamu aku sanggup melewati dunia. Karena hanya denganmu aku bisa merasa surga. Karena hanya denganmu, aku rela mati. 

Nyanyikan lagi lagu tentang rindu dibawah hujan yang membawaku pada bahagia bersamamu. Senandungkanlah, suara terindah yang membuat aku betah untuk tetap disisimu. Sebab, semua itu mampu membuat bahagia. Dan aku yang telah kau bahagiakan tidak pernah takut akan kehilangan, aku cuma takut tak pernah menjadi terbaik untukmu. Karena aku tau, jodoh pada akhirnya bukan kehendak kita. Tapi, kehendak takdir.  Maka, hari ini jika kata ini tidak berlebihan izinkan aku menjagamu, mengasihimu, mencintaimu, dan menyayangimu. Karena aku hanya ingin denganmu, tanpa batas, hingga akhir nafasku. 

Kamu, tempat ku berpulang adalah teman hidup yang aku cari. Walau kisah kita tak seindah dongeng-dongeng. Walau aku tak sempurna, dan kau hadir untuk sempurnakan. Dan dengan bersama, aku ingin membangun cita-cita, impian, dan masa depan bersamamu. Ada dirimu didalamnya. 

Mungkin, saat itu tiba hanyalah angan ku belaka.  Imajinasi sesaat yang ku buat dalam pikiran ingin bersamamu. Kini, kita tak lagi bersama. Kita telah memutuskan untuk mengikhlaskan kepergian.  Dan aku bahagia akan semua itu. Bahagia karena pernah bersamamu, bahagia pernah ingin bersama hingga putihnya uban menyelimuti hari denganmu, bahagia pernah menjagamu, dan untuk semua yang pernah kita lalui aku sangat berbahagia. 

Dan ketahuilah, aku bersamamu bukan untuk melawan takdir. Kita tak bisa melawannya, yang aku tahu, dulu kamu adalah takdirku. Ntah dimasa depan kita dipertemukan atau tidak. Yang pasti, kini kita sudah tak bersama. 

Maka, terakhir, kamu harus tahu. Hingga nanti ragaku tak sekuat hari ini. Hingga nanti usia ini mencapai akhirnya, perasaan itu tak akan berubah. Kamu, tak perlu tahu berapa lama rasa itu akan habis, karena rasa itu akan selamanya. Dan jika tuhan mau bertanya siapa takdir yang aku inginkan, maka akan kujawab dirimu. 

Aku adalah orang yang suka melihat senyumanmu. Suka denganmu. ingin bersamamu. Dan bukan untuk melawan takdir

Tentangmu

Dulu, sebahagia apapun aku melakukan sesuatu. Senikmat apapun bepergian kesana kemari. Semampu apapun diriku. aku masih merasa kekurangan. Laksana, ada bagian dalam diri ini yang masih butuh dilengkapi. Suatu misteri yang harus dipecahkan. 

Duniaku, setelah kedatanganmu sudah berbeda. Dulu, seindah-indah bunga ditaman, aku masih tak dapat mencium harumnya. Seterang-terang rembulan, aku masih merasa gelap. Seramai-ramainya orang, aku masih merasa kesepian. Dan Aku masih belum tahu makna aksara yang selalu kutuliskan. Semua masih belum berarti. 

Namun, hari-hari sekarang sudah berbeda. Kehadiranmu membuat aku tersadar bahwa senja itu Indah. Langit itu cerah. Laut itu menenangkan. malam itu merindukan. hadirmu membuat aku tau, bahwa aku benar-benar manusia. Dan aku tau, kamu adalah bahan bakar untuk ku menjalani kehidupan ini. 

Kehadiranmu….

Kata yang sangat ku suka dalam perjalanan hidup ini. ketika kau hadir, duniaku serasa kau ombang ambingkan. Jantung yang biasanya berdegup beraturan, kini menjadi berantakan. Kau, yang hadir dengan manisnya senyuman kala itu , telah berhasil membuat otak untuk mengingat tentang mu selalu. Hatiku, kau suruh untuk menikmati indahnya rasa yang kau berikan, dan mungkin ini perasaanku saja.  Sebuah rasa yang mungkin sementara.

Maka, setelah kedatangmu, izinkanlah kutuliskan tentang mu. Ku harap, pesan ini tersampaikan kepadamu melalui perantara angin, udara, tanah, air, orang-orang, dan apapun itu. Kuharap, pesan ini hanya kau yang menerima, tak salah alamat, pun salah orang yang menerima. Karena pesan ini hanyalah untuk mu. 
Sekarang izinkanlah kuabadikan tentang mu. Tentang kita. Dan perjalanan kita. Aksara pesan ini menjadi pengingat, bahwa kau pernah ada. Kau pernah hadir kepadaku. Dan kau harus tau, bahwa alasan senyum malam itu adalah karena mu. Bulan dengan cahaya pernah menjadi saksi kita yang tak tidur kala itu. Senja yang hangat, pernah menjadi puisi. Pun Hujan pernah menjadi perantara syair rindu, dan hati kita yang saling bersatu. 

Dan terakhir, semoga diantara perjumpaan yang selalu ada selamat tinggal. Kita akan selalu bersama seumur hidup saja. Hari ini, aku ingin mengenalkan mu pada dunia. kamu adalah alasan hariku menjadi bahagia. Menjadi lebih berharga. Dan oleh karena itu, aku ingin menjadi orang yang baik untuk mu, seorang pasangan terbaik untuk mu. 

Semoga diantara hadir dan pergi, aku dan kamu akan menjadi kita, selamanya. 

Karena aku, ingin denganmu… 

Setelah Kedatangan Mu

Dulu, kepergian adalah hal yang tidak bisa terelakkan. Seperti sebuah kerelaan, ada rasa yang harus sama-sama diikhlaskan. Lalu, setelah bermacam perjalanan, perenungan, dan proses kehidupan. Saya akan terus belajar menjadi orang yang lebih baik dari masa lalu. Lantas, Sudahkah kita tahu makna dari kepergian? Jika belum segera renungi maknanya. Dan semoga kita terus menjadi orang baik.  

Dan saya baru menyadari satu hal, bahwa cinta sering datang tiba-tiba. Saya pikir, setelah sekian lama hampir tak merasakan Cinta. Saya akan mati rasa, tak mudah percaya, dan tak mudah peka. Ternyata, tidak begitu. Ada rasa berbeda ketika hadirnya dirimu. Dirimu adalah sosok senja hangat yang membangunkan ku dari rasa sendiri yang terlelap dalam penantian. Kamu, adalah penantian panjang yang aku tunggu. Maka, terimakasih telah datang.

Cinta itu tidak bisa tidak ada, dia akan terus hadir tanpa meminta izin. Maka, ketika dia hadir saya harus membuat keputusan. Keputusan menerima cinta atau melepaskan cinta. Dan kali ini saya mencoba menerima cinta. Benak berkata, mungkin ini cinta terbaik. Hati berbisik, mungkin ini cinta terindah. Maka, Siaplah akan konsekuensi cinta yang telah diputuskan untuk diterima. 

Sekarang, saya mengerti bahwa kedatanganmu adalah tanda. Sebuah penanda akan adanya kita. Karena ketika kamu hadir, semua sudah tentang kita berdua.  Pertanyaannya, sudahkah kita bersiap untuk bersama? Saya rasa bagaimanapun alasannya kita haruslah siap. Siap untuk bahagia, pun siap kecewa. Maka, kita hanya perlu sabar dan syukur serta komunikasi untuk membangun cinta dan rasa itu. 

Dan hari-hari setelah kedatanganmu menjadi dimensi berbeda. Ada aku yang selalu menanti balasan darimu. Ada aku yang kau buat tersenyum ketika membaca untaian kata singkat yang kau kirimkan. Ada aku yang telah kau buat bahagia, sebahagia-bahagianya orang lain didunia. 

Kini, semoga kita tumbuh menjadi dua orang yang saling kasih mengasihi. Saling menghargai. Saling memiliki. Saling menjaga. Dan Saling merindu. Walau aku tau rindu itu berat, tapi merindu adalah saat terindah. Indah karena yang dirindu adalah hadirnya kamu. Terimakasih untuk rindu yang kau buat ini. 

Hari ini, setelah kedatanganmu aku berbahagia. Hari ini, syukur adalah doa terindah untuk kita yang diberi rasa. Teruslah begini sepanjang kita diberi hidup, karena kita tak harus selalu selamanya. Cukup seumur hidup saja! 

                                   ***

Kamu, adalah sosok hujan. Aku bahagia ketika hujan datang. Tapi, kadang hujan juga membuat sakit. Tak mengapa, aku tetap bahagia. 

Move On or UP

Pada suatu saat, ntah kapan datangnya, kita akan merasakan yang namanya Cinta. Ntah itu untuk mencintai, atau untuk dicintai. Yang pasti, ketika Cinta datang kita pasti bahagia. Namun, dalam prosesnya kebahagiaan ini sering berubah menjadi kekecewaan, kesedihan, kebingungan, hingga kekesalan. 

Dalam indahnya masa remaja, banyak yang mencoba saling mencintai. Dan pada akhirnya, ada yang berhasil untuk bersama selamanya, ada yang putus ditengah jalan, ada yang belum jadian sudah gagal bersama, dan banyak lagi kisah-kisah lainnya dalam proses kehidupan bernama Cinta. 

Lantas, bagi orang-orang yang gagal bersama atau tertolak sebelum bersama pasti akan merasakan kekecewaan yang luar biasa. Merasa galau, merasa bimbang, merasa tak ingin hidup didunia jika tak dengan si dia, dan banyak lagi perasaan yang muncul akibat merasa bahwa dia adalah orang terbaik untuk mencintai dan dicintai. 

Lalu, apa yang terjadi? Muncullah kalimat belum bisa “move on” atau masih belum bisa melupakan tentang dia. Masih ada rasa dengannya. Masih ingin bersama dia. 

Dan, pada suatu waktu ketika kita belum bisa move on, pastilah kita mencari solusi yang tepat untuk move on. Kadang kita meminta solusi dari teman dekat, kadang mencari di google tips move on yang baik, hingga cara-cara lainnya agar kita bisa melupakan dia.  Namun, hal-hal ini seringkali membuat kita tambah ingat dengan dia. Semakin keras kita ingin melupakan, semakin kuat juga ingatan tentang dia. Betul kan? 

Maka, dalam tulisan ini saya akan mencoba memberikan cara mudah untuk move on. Kali ini, mungkin akan sedikit berbeda dari cara-cara yang sering dilihat pada blog atau website lainnya. Tidak ada salahnya bukan kalau menjadi berbeda? 

Cara move on terbaik adalah dengan “Memaafkan”. Karena dengan memaafkan kita akan menjadi bahagia. Karena move on bukan tentang melupakan kenangan, bukan tentang tak bisa melupakan dia, tapi tentang menerima bahwa kita tak selalu bisa bersama dengan orang-orang yang kita mau. Karena kita kadangkala harus menyadari, ada hal-hal yang tidak bisa dipaksakan untuk bersama. Karena sekuat apapun kita cinta, namun pada akhirnya kita harus sadar bahwa tuhan adalah penentu kepada siapa kita akan menempatkan rasa. Maka, ketika cinta mu tak sesuai harapan atau dikecewakan. Kau hanya perlu memaafkan dia, dan memetik hikmah kenapa tidak ditakdirkan bersama untuk saat ini. Karena kita tidak tahu, pada akhirnya kita akan bersama siapa. Bisa saja kembali denga dia yang kita mau, atau dengan orang lain yang lebih baik lagi. 

Kita, kadang tak harus move on.  Tapi, cukuplah move up. Meningkatkan kualitas diri. 

Kita, kadang tak harus membenci orang yang pernah menyakiti. Tapi, cukuplah memaafkan. Karena, bisa jadi akan bersama kembali. 

Kita, kadang belum bisa menerima kenyataan bahwa tak bisa bersama untuk saat ini. Tapi, ambillah hikmah. Karena, dari situ tuhan mengajarkan arti kehidupan. 

Kita, kadang belum bisa menempatkan rasa dengan tepat. Maka, tempatkanlah rasa dengan tepat. Karena, tuhan menunggu kau mencintai-Nya. 

Maka, mulai hari ini, jam ini, menit ini, detik ini. Ketika kau disakiti, dikecewakan, mulailah memaafkan dan jalani hari dengan bahagia. Sampai kau menyadari bahwa kadangkala memang benar adanya sekarang bukan saat yang tepat untuk bersama. 

Cinta memang membutakan pikiran, tapi jelas terlihat melalui hati yang diisi cahaya iman. Maka, lihatlah dia dari kacamata iman. Biarkan tuhan menuntun kepada siapa hati akan berlabuh. Maka, kau perlahan akan move on.  Akan tersadar. 

Akhirnya, kenangan itu tidak harus selalu dikubur. Karena kenangan akan selalu ada. Akan terus bisa diingat. Maka, biarkan dia terus ada. Menjadi pembelajaran bagi kita agar lebih baik. 

Dan pada akhirnya, teruslah move up. Bertransformasi menjadi manusia terbaik agar bertemu pasangan terbaik. Selamat menyiapkan diri! Selamat menemukan! 

Kamu

20170414_173001

 

Ntah darimana kata ini harus dimulai, Aku masih kebingungan. Lalu, aku mulai memikirkan perlahan apa yang ingin ku tulis tentang mu. Kamu, yang bahkan belum aku tahu siapa hingga kata ini ku tulis. Aku, yang hingga hari ini masih kau tunggu hadirnya. maka, menunggu adalah penamaan dari proses yang tak tahu kapan pertemuan itu ada.

Bila segala tentangmu adalah proses panjang bernama penantian. maka, aku disini akan dengan sabar menunggu. menunggu dengan sabar, karena kamu adalah hal berharga yang pasti akan datangnya. aku, harus benar-benar percaya bahwa kamu akan menjadi teman dalam menghabiskan waktu hingga akhir dari nafas di dunia.

Jika hal-hal terbaik akan datang saat kita bersama. maka, sampai mana sabar tanpa batas ini menunggu. aku hanya perlu menunggu. karena dalam proses panjang menunggu ini. aku akan belajar arti menahan diri. arti tanpa mu. arti menunggu. arti mengapa pada akhirnya kita harus bersama. percayalah, hari-hari tanpa hadirmu masih menjadi hari indah namun belum benar-benar indah. Karena asyiknya menanti dan menunggu ini hanya perlu dinikmati.

Bilamana suatu hari kita bertemu, apa kata pertama yang pantas kita ucapkan? apakah sebuah sapaan hangat, atau kita akan tersenyum dalam canggung dengan getaran dalam dada? aku masih saja membayangkan dan penasaran apa yang akan terjadi nantinya. apakah kamu juga begitu? hal bodoh namun, menyenangkan. ya, bukan?

Lantas, doa-doa yang menjadi surat cinta agar kita bisa bersama telah sering ku kirimkan kepada sang pemilik Hati. apakah kau mendengarnya? sapaan jauh ku itu? sapaan yang tak bisa tersampaikan melalui jemari tangan, sapaan yang tak bisa didengarkan oleh telinga, sapaan yang tak disapa melalui bicara, sapaan yang hanya bisa hati sampaikan melalui doa kepada sang pemilik hati. apakah kau mendengarnya? sekali lagi aku bertanya. maka, jika kau mendengarnya cepatlah datang. dan jika aku masih harus kau suruh menunggu, aku akan tetap menunggu.

dalam menunggu, ntah pada akhirnya kita akan bertemu seperti apa. semoga saja kita berada dalam ketepatan waktu saat bertemu. hingga akhirnya kita bisa menaklukkan dunia, menuju jannah-Nya. suatu hari nanti, perjalanan panjang sebelum bertemu akan kita ceritakan. kita, akan terus saling mengenal, dan mengenang proses itu. dan proses panjang ini akan menjadi saksi kebersamaan kita. semoga ketika bersama nanti, kamu akan berbahagia dalam indahnya kebersamaan kita.

Terakhir, aku yakin menunggu tak akan menghabiskan umur.

Maka, Tunggulah. Aku pasti datang, Kamu pasti datang, kita pasti bersama.