Love is like a Ligand

image

Beberapa hari lalu dosen gue ngajarin materi endokrin. seharusnya ini materi S2 tapi spesial untuk mahasiswanya diajarin pas S1. Masih semester 3 lagi haha betapa kerennya dosen-dosen di jurusan gue :” hehehe

Disini gue ga akan ngajarin tentang apa itu Ligand. Tulisan ini bukan tentang Pelajaran endokrin. Ini tulisan tentang cinta-cintaan dan Ligand hanyalah sebuah analoginya. kalo mau tau apa itu Ligand cari tau sendiri aja yaa. hehe gue kasih clue: Ligand itu kaya sebuah kartu yang biasa kalian gunain kalo lagi dihotel-hotel. tau kan kartunya? kartu yang buat buka pintu itu. yang buat nyalain lampu dsb. kalo gatau ntar coba nginep dihotel sehari yaa biar tau.

Kenapaa gue mengibaratkan Mencintai itu harus seperti Ligand?

Karena Ligand hanya bekerja pada tempat yang spesifik dan sesuai dengan dia. tidak memandang seperti apa fisiknya dan apapun keadaannya. jika ligand berada ditempat spesifiknya maka dia akan setia disitu dan tak dapat terpisahkan. jika tidak yaa dia tidak akan berfungsi. Cinta pun harus seperti itu. Tak perduli dia bagaimana dan seperti apa. jika dia adalah pasangan spesifik yang dijodohkan tuhan maka, kita akan nyaman,bahagia berada bersama pasangan itu. pernahkan kitaa melihat pasangan yang kita rasa mereka tidak cocok karena kita melihat dari sudut pandang wajah? pasti pernah. tapi toh mereka bahagia-bahagia walaupun pasangannya tidak seperti yang kita harapkan. semuanya tergantung dari sudut pandang apa kita melihatnya. persepsi seperti apa yang ada pada otak kecil kita.

Seperti apa yang dikatakan Kang Fiersa Besari pada Quotenya diatas. dan saya setuju sekali untuk itu..

AMOR DELIRIA NERVOSA

image

Dalam sunyinya malam, aku terdiam dalam suatu keheningan. Aku bayangkan apa yang sedang terjadi pada otak dan hati ini. Ku pandangi bintang-bintang dilangit melalui celah-celah jendela. ku tatapi indahnya cahaya bintang tersebut. Hingga aku pun tersenyum karena tiba-tiba ada sebuah bayangan muka mu dilangit sana. Hmm, Tapi itu hanya perasaan ku saja. perasaan seseorang yang terkena penyakit bernama AMOR DELIRIA NERVOSA.

Taukah kau apa itu AMOR DELIRIA NERVOSA?? AMOR DELIRIA NERVOSA adalah suatu penyakit yang terdapat dalam film delirium. Sebuah penyakit cinta akut.

Asal tau saja..
Aku tak pernah benar-benar mengerti apa yang terjadi pada diri ini sejak saat itu. semua telah berubah menjadi lebih indah. Ingin rasanya aku mengeluarkan seluruh isi hati ini tapi tetap belum bisa. Aku terlalu menjadi malu untuk itu semua. Aku terkadang berpikir ini belum saatnyaa. Yang ku tahu saat ini hanyalah kita harus sama-sama menggapai apa yang menjadi cita-cita serta impian kita. setelah itu barulah semua akan tiba pada waktu yang tepat. aku tak pernah ingin menjadi faktor pembatas yang akan menghalangimu dalam meraih cita-cita itu. Biarkan aku menjadi faktor penyemangat dalam setiap langkahmu dan biarkan tuhan menjadi faktor penentu apakah kita harus bersatu atau bersatu.

Aku bahagia dengan apa yang terjadi antara kita berdua saat ini. Yaa, walaupun butuh proses untuk mengenal dirimu yang terkadang membuat diriku begitu penasaran tentang siapa sebenarnya dirimu. Tapi, tak mengapa. justru hal seperti itulah yang menjadi kebahagiaan. kebahagiaan yang membuat ku semakin semakin dan semakin tak ingin pergi dari mengenal mu. kau tak perlu memberitahu seperti apa dirimu karena kata Khalifah Ali, Orang yabg mencintaimu akan selalu mengetahui seperti apa dirimu tanpa kamu memberitahunya. Jadi, biarkan aku mengenalmu dengan caraku. biarkan aku menyelami setiap sifat yang kau miliki. biarkan aku untuk dapat memahami itu semua. tetaplah menjadi dirimu yang seperti itu.

Dan asal tau saja kau selalu menjadi tengah malam yang selalu aku pikirkan..

Aku adalah Aku

Aku tak ingin menjadi hujan yang hanya membawa keteduhan.
Aku tak ingin menjadi gerhana yang ditakdirkan tuk sementara.
Aku tak ingin menjadi angin yang hanya menyejukkan.
Aku tak ingin menjadi api yang hanya dibutuhkan ketika kedinginan.
Aku tak ingin menjadi pelangi yang datang hanya ketika setelah hujan.
Aku tak ingin menjadi es yang hanya sekedar pendingin kemudian mencair.
Aku tak ingin menjadi waktu yang akan berlalu kemudian menjadi masa lalu.
Aku tak ingin menjadi matahari yang akan menghilang pada saat kegelapan.
Aku tak ingin menjadi bulan yang hanya ada saat gelap saja.
Aku tak ingin menjadi bintang yang sekedar untuk dilihat keindahannya.
Aku tak pernah ingin menjadi siapapun atau apapun.
Aku hanya ingin menjadi aku.
Aku yang banyak kelemahan.
Aku yang banyak kekurangan.
Aku yang hanya akan menjadi aku.
Aku yang bisa menjadi seperti apa yang aku inginkan.
Aku adalah Aku, Bukan apapun atau siapapun!

Salahkah Jika jatuh cinta (Lagi)?

image

Tertawa…
yaa, Hanya itulah yang dapat aku lakukan untuk menghibur diri ini
Aku tak pernah benar-benar mengerti kenapa aku sulit untuk melupakan. Aku pun tak pernah benar-benar tahu kenapa dia begitu lama, sangat lama sekali berdiam dihati ini. yang aku benar-benar tahu dia hanya sekedar lewat namun, meninggalkan rasa. rasa yang membekas. sehingga terkadang menimbulkan sebuah rindu. Hey, kamu? Terimakasih untuk semua ini. Semua memang salahku. Aku tahu bahwa rasanya dicomblang itu memang tidak enak. tapi, bukankah sekarang kau sudah bahagia? maafkan sikap ku dulu yang terlalu banyak kesalahan. Aku tak pernah benar-benar bermaksud melakukan itu semua. Tanyakanlah pada tuhan jika kau tak percaya. Tapi, sudahlah semua sudah berlalu, bukan?? Kau tahu aku pernah mengatakan padamu bahwa aku sedang jatuh cinta pada seseorang. yaa, apakah kau tahu dia sungguh berbeda dengan mu. berbedaa sekali dan aku rasa itulah yang membuat ku ingin sekali mengenalnya lebih dalam lagi. mencintainya dalam diam ku. Aku rasa sekarang sudah saatnya aku membuka hati untuk seseorang yang lebih baik. Aku sungguh ingin membahagiakannya, mencintainya, menyayanginya, aku sungguh-sungguh ingin melakukan semua itu. tapi aku tak pernah benar-benar bisa meyakinkan dia tentang itu semua. salahku sebenarnya. aku tak tahu apakah sudah saatnya ini semua ku lakukan tapi asal dia tahu saja bahwa aku merasakan getaran yang berbeda ketika bertemu dengannya. terkadang mulutpun terasa kaku untuk sekedar berbicara. perasaan seperti apa ini aku tak pernah mengerti. perasaan ini sangat kuat sekali lebih kuat dari ketika aku mencintai dia yang dulu. Mulai saat ini seperti apapun sikapnya padaku. Aku harap bisa menjadi orang yang selalu bersabar. aku tak ingin lagi merasakan kehilangan seseorang dari hati ini. aku sungguh benar-benar tak ingin. Sudah lelah hati ini jika harus terjadi hal seperti dulu. Tapi apa daya, sekarang ini aku hanya bisa berdoa agar aku dan dia didekatkan. aku harap tuhan mengizinkan kami untuk bersama. Aku sudah tak ingin mengingat masa lalu lagi, aku sekarang hanya ingin membahagiakan dia yang mungkin akan menjadi masa depanku. Hai kamu, Iya kamu. kamu yang  menancapkan sebuah rasa dihati ini. aku harap kamu tetap semangat mengejar cita-citamu. tetap semangat sesibuk apapun dirimu. aku tak akan mengganggumu dalam meraih impian. aku akan selalu menyemangati dan mendoakanmu. Aku akan mencoba selalu mengerti semya sikapmu. tak mengapa jika kau tak seperti apa yang ku lakukan padamu. aku tak kan memaksamu melakukan itu. aku hanya memiliki satu harapan agar kau bisa mempercayai ku. jikalaupun tidak percaya tak mengapalah. mungkin saja perjuangan ku dalam membuatmu percaya masih belum sempurna. Aku akan selalu mencintaimu sampai tuhan mengatakan sudah cukup bagiku agar tak mencintaimu lagi. tapi, aku yakin tuhan tak kan melakukan itu. Just be yourself yaak!! I will always love and care for you. Insyaallah :’D

Solitude’s Equinox

image

Kesendirian…
Hal yang paling sering dilupakan banyak orang. Padahal disaat sendiri kita akan menemukan sebuah kekuatan. Sosialisai serta interaksi antar sesama itu memang penting tapi ada saatnya kita butuh waktu untuk menyendiri. Dan itulah yang saat ini aku lakukan. Ditengah malam ini aku sedang merenung dan mengevaluasi jiwa,raga, dan hati ini. Aku akan selalu ingat pelajaran yang Allah berikan padaku. Dia selalu berbisik di Hati ini untuk sering bermuhasabah padanya, memohon ampun padanya. Aku tak tahu mengapa beberapa bulan terakhir ini aku sering merasa dibangunkan ntah oleh siapa pada jam-jam dimana orang sedang terlelap dialam mimpinya. Awalnya aku biasa saja sampai akhirnya aku menyadari ini terjadi setiap hari kecuali saat aku bergadang dan tak tidur. Yaaa, ketika aku tidur jam berapapun selama itu belum pukul 00:00. Aku akan terbangun diantara pukul 02:00-03.30. Apakah ini cara Allah agar aku sering bermuhasabah? Ntahlah terkadang pun aku masih menjadi hamba yang tak taat pada-Nya walaupun sudah diberi kode seperti ini sekedar menunaikan sunnahnya. Hmmm, aku memang hamba yang tak tahu diri. Jikalaupun raga, jiwa, dan hati ini bisa bicara padaku. Mungkin, mereka akan malu mempunyai pemilik seperti ku. Pemilik yang kadang lupa untuk sekedar bersyukur, dan terkadang masih mendustakan nikmat yang Allah berikan pada-Nya. Sungguh keterlauan hamba seperti ku ini. Sudah diberi kehidupan tapi masih saja lupa kepada sang pemberi kehidupan. Aku, untuk saat ini memang belum benar-benar menjadi kekasih yang diinginkan oleh pencipta ku itu. Maafkan lah diriku ini ya Allah. Ampunilah dosa-dosa yang telah ku perbuat selama ini. Aku tak pernah tahu kapan dirimu akan memanggil ku untuk menemui mu. Aku hanya bisa berharap agar ketika bertemu dengan-Mu ya Allah. Aku sudah menjadi seseorang yang benar-benar kau Inginkan. Menjadi kekasih yang menjalankam perintah-Mu dan menjauhi larangan-Mu. Aku sadar atas apa yang telah aku lakukan saat ini. Aku sadar atas dosa-dosa ku itu. Aku sadar sekali dan sangat sangat sadar. Awalnya aku menyesal melakukan ini semua tapi setelah dipikir-pikir untuk apa aku menyesali itu. Toh, itu semua proses yang kau ciptakan agar aku menjadi pribadi yang lebih baik. Terimakasih atas semua yang kau berikan padaku sampai saat ini ya Allah. Aku berjanji akan menjadi muslim yang lebih baik lagi. Aku ingin menemuimu dalam keadaan menjadi hamba yang sebaik-baiknya. Bisakah aku memohon agar kau sampaikan salam ku pada Nabi Muhammad? Ingin sekali aku bertemu dengannya walau hanya sebatas mimpi. Aku hanya ingin meminta maaf pada Nabi Muhammad karena terkadang aku banyak menyimpang dari apa yang telah diajarkan olehnya.

Yaa, Semoga saja renungan, muhasabah pada malam ini dapat meningkatkan keimanan ku. Untuk masalah hati aku hanya bisa memberi tahu buat kamu yang saat ini mulai mengisi Hati ini. Terimakasih. Aku pasti menjaga perasaan itu. Tak pernah terpikir untuk berpaling dari itu semua kecuali Allah lah yang menyuruh berpaling. Tapi, kau harus tau. Bukankah aku masih bisa berdoa agar Allah tak menyuruh ku berpaling? Apa salahnya aku mencoba berdoa seperti itu :’) kau tak mesti percaya untuk yang satu ini dan aku tak memaksakanmu untuk percaya. Aku hanya ingin memberitahumu walau tak langsung ku beritahu. Bukannya aku tak mau memberitahu secara langsung tapi aku rasa belum tepat saja. Biarlah apa yang kulakukan saat ini menjadi bukti bahwa aku menyayangi dan yaa tak bisa ku pungkiri untuk mencintaimu juga. Suatu saat disaat yang tepat aku pasti mengatakannya. Tunggu lah! Rencana sang pencipta pasti lebih indah. I Love U 🙂

Bunga tak mekar

image

Hari ini mulai kutanam benih bunga itu.
Yaa, benih bunga inilah yang akan kurawat, kujaga, kusayangi, kucintai, kulindungi setiap hari.
Hmm, sebelum itu bolehkah aku bercerita sedikit tentang bunga ku yang dulu. Dulu aku memiliki sebuah bunga yang sangat aku sayangi. Setiap hari kuajak dia bicara, ku sirami dengan penuh cinta, ku semangati agar dia cepat tumbuh. Namun, ternyata ketika bunga tersebut telah tumbuh dengan indah-indahnya aku harus merelakannya pergi. Yaa, ada orang yang ingin menyayangi bunga itu selain aku. Ntah apa yang ku pikirkan saat itu sehingga merelakan bunga itu diambil begitu saja. Ingin rasanya ku tangisi kepergian bunga itu. Bunga yang ku jaga, rawat, sirami, hingga cinta dan kasihi itu kini sudah bukan milik ku lagi. Aku harus merelakan bunga tersebut pergi begitu saja. Sedikit menyesal rasanya tapi tak mengapalah semua telah terlanjur terjadi. Sejak saat itu aku mulai menanam lagi benih bunga lainnya tapi tak pernah ku sayangi, cintai, rawat, jaga seperti bunga yang dulu itu. Aku benar-benar tak bisa melupakan bunga yang lama itu. Dialah bunga yang benar-benar bisa melululantahkan hati dan jiwa ini. Tapi tak mengapa, setidaknya aku bisa berbahagia melihat bunga tersebut tumbuh dan mekar dengan sangat indah saat ini. Cantik sekali. Hingga suatu ketika aku tak sengaja menemukan benih bunga lainnya. Saat mendapatkan benih tersebut aku merasakan hal yang berbeda. Beda sekali. Entah mengapa aku rasanya ingin sekali melakukan hal yang sama bahkan lebih terhadap benih baru tersebut. Aku ingin dia tumbuh indah, anggun, dan menawan. Tumbuh menjadi satu-satunya bunga terbaik yang aku miliki. Tapi ntah mengapa dan aku pun tak mengerti. Mungkin salah ku dalam merawat dan menjaganya. Salah ku juga dalam mengasihi dan mencintainya. Benih tersebut tumbuh. Dia tumbuh menjadi bunga. Bunga yang tak mekar. Aku hanya bisa berdoa dan berharap agar bunga tersebut bisa mekar. Mekar dengan indahnya. Dengan keanggunannya. Satu-satunya bunga terbaik yang akan ku miliki dan membuat orang lain iri. Ini hanyalah impian ku. Semoga sajaa aku bisa terus bertahan menjaga,merawat,melindungi,mencintai, dan mengasihi bunga tersebut dengan penuh kesabaran sampai bunga tersebut mekar. Semoga sajaa~

Cahaya yang tak bercahaya

Cahaya…
Sebuah kata tanpa makna bagiku
Yaa, Aku tak pernah tahu mengapa ini terjadi
Sudah mulai merasa lelah
Sudah mulai merasa bosan
Sudah mulai kehabisan energi
Semangat ku tak seperti dulu lagi
Senyum pun tak semenarik biasanya
Ntah apa yang terjadi pikirku
Mungkin aku butuh sebuah stimulus untuk melonjakkan energi itu
Butuh istirahat dari apa yang telah terjadi
Hmm, salahku juga yang pernah berdoa untuk menjadi hamba yang tidak malas
Tapi, aku tak pernah menyesalinya sedikitpun
Aku mensyukuri itu semua
Setidaknya aku sudah mendapatkan pelajaran dan pengalaman dari itu semua
Yasudahlah, apapun yang tlah dan akan terjadi aku harus tetap memilih bahagia
Tak pernah sedikit pun terlintas untuk tak bahagia
Aku percaya pada apa yang akan tuhan berikan
Biarkan saja saat ini kebahagiaan itu seperti cahaya yang tak bercaya~