Setelah Kedatangan Mu

Dulu, kepergian adalah hal yang tidak bisa terelakkan. Seperti sebuah kerelaan, ada rasa yang harus sama-sama diikhlaskan. Lalu, setelah bermacam perjalanan, perenungan, dan proses kehidupan. Saya akan terus belajar menjadi orang yang lebih baik dari masa lalu. Lantas, Sudahkah kita tahu makna dari kepergian? Jika belum segera renungi maknanya. Dan semoga kita terus menjadi orang baik.  

Dan saya baru menyadari satu hal, bahwa cinta sering datang tiba-tiba. Saya pikir, setelah sekian lama hampir tak merasakan Cinta. Saya akan mati rasa, tak mudah percaya, dan tak mudah peka. Ternyata, tidak begitu. Ada rasa berbeda ketika hadirnya dirimu. Dirimu adalah sosok senja hangat yang membangunkan ku dari rasa sendiri yang terlelap dalam penantian. Kamu, adalah penantian panjang yang aku tunggu. Maka, terimakasih telah datang.

Cinta itu tidak bisa tidak ada, dia akan terus hadir tanpa meminta izin. Maka, ketika dia hadir saya harus membuat keputusan. Keputusan menerima cinta atau melepaskan cinta. Dan kali ini saya mencoba menerima cinta. Benak berkata, mungkin ini cinta terbaik. Hati berbisik, mungkin ini cinta terindah. Maka, Siaplah akan konsekuensi cinta yang telah diputuskan untuk diterima. 

Sekarang, saya mengerti bahwa kedatanganmu adalah tanda. Sebuah penanda akan adanya kita. Karena ketika kamu hadir, semua sudah tentang kita berdua.  Pertanyaannya, sudahkah kita bersiap untuk bersama? Saya rasa bagaimanapun alasannya kita haruslah siap. Siap untuk bahagia, pun siap kecewa. Maka, kita hanya perlu sabar dan syukur serta komunikasi untuk membangun cinta dan rasa itu. 

Dan hari-hari setelah kedatanganmu menjadi dimensi berbeda. Ada aku yang selalu menanti balasan darimu. Ada aku yang kau buat tersenyum ketika membaca untaian kata singkat yang kau kirimkan. Ada aku yang telah kau buat bahagia, sebahagia-bahagianya orang lain didunia. 

Kini, semoga kita tumbuh menjadi dua orang yang saling kasih mengasihi. Saling menghargai. Saling memiliki. Saling menjaga. Dan Saling merindu. Walau aku tau rindu itu berat, tapi merindu adalah saat terindah. Indah karena yang dirindu adalah hadirnya kamu. Terimakasih untuk rindu yang kau buat ini. 

Hari ini, setelah kedatanganmu aku berbahagia. Hari ini, syukur adalah doa terindah untuk kita yang diberi rasa. Teruslah begini sepanjang kita diberi hidup, karena kita tak harus selalu selamanya. Cukup seumur hidup saja! 

                                   ***

Kamu, adalah sosok hujan. Aku bahagia ketika hujan datang. Tapi, kadang hujan juga membuat sakit. Tak mengapa, aku tetap bahagia. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s