Tentangmu

Dulu, sebahagia apapun aku melakukan sesuatu. Senikmat apapun bepergian kesana kemari. Semampu apapun diriku. aku masih merasa kekurangan. Laksana, ada bagian dalam diri ini yang masih butuh dilengkapi. Suatu misteri yang harus dipecahkan. 

Duniaku, setelah kedatanganmu sudah berbeda. Dulu, seindah-indah bunga ditaman, aku masih tak dapat mencium harumnya. Seterang-terang rembulan, aku masih merasa gelap. Seramai-ramainya orang, aku masih merasa kesepian. Dan Aku masih belum tahu makna aksara yang selalu kutuliskan. Semua masih belum berarti. 

Namun, hari-hari sekarang sudah berbeda. Kehadiranmu membuat aku tersadar bahwa senja itu Indah. Langit itu cerah. Laut itu menenangkan. malam itu merindukan. hadirmu membuat aku tau, bahwa aku benar-benar manusia. Dan aku tau, kamu adalah bahan bakar untuk ku menjalani kehidupan ini. 

Kehadiranmu….

Kata yang sangat ku suka dalam perjalanan hidup ini. ketika kau hadir, duniaku serasa kau ombang ambingkan. Jantung yang biasanya berdegup beraturan, kini menjadi berantakan. Kau, yang hadir dengan manisnya senyuman kala itu , telah berhasil membuat otak untuk mengingat tentang mu selalu. Hatiku, kau suruh untuk menikmati indahnya rasa yang kau berikan, dan mungkin ini perasaanku saja.  Sebuah rasa yang mungkin sementara.

Maka, setelah kedatangmu, izinkanlah kutuliskan tentang mu. Ku harap, pesan ini tersampaikan kepadamu melalui perantara angin, udara, tanah, air, orang-orang, dan apapun itu. Kuharap, pesan ini hanya kau yang menerima, tak salah alamat, pun salah orang yang menerima. Karena pesan ini hanyalah untuk mu. 
Sekarang izinkanlah kuabadikan tentang mu. Tentang kita. Dan perjalanan kita. Aksara pesan ini menjadi pengingat, bahwa kau pernah ada. Kau pernah hadir kepadaku. Dan kau harus tau, bahwa alasan senyum malam itu adalah karena mu. Bulan dengan cahaya pernah menjadi saksi kita yang tak tidur kala itu. Senja yang hangat, pernah menjadi puisi. Pun Hujan pernah menjadi perantara syair rindu, dan hati kita yang saling bersatu. 

Dan terakhir, semoga diantara perjumpaan yang selalu ada selamat tinggal. Kita akan selalu bersama seumur hidup saja. Hari ini, aku ingin mengenalkan mu pada dunia. kamu adalah alasan hariku menjadi bahagia. Menjadi lebih berharga. Dan oleh karena itu, aku ingin menjadi orang yang baik untuk mu, seorang pasangan terbaik untuk mu. 

Semoga diantara hadir dan pergi, aku dan kamu akan menjadi kita, selamanya. 

Karena aku, ingin denganmu… 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s